Rabu, 21 Maret 2012

Truly Moodly

Aku suka sekali membaca. Mulai dari cerita fiktif seperti cerpen, novel, atau yang sedikit nyastra (kosakata apaan nih..??) kayak puisi, roman sampe membaca buku-buku sains dan berita-berita di surat kabar. Jangan salah, bukan karena aku pintar lantas suka baca buku-buku sains (ke-PD-an….)(biarin wekkk), karena tidak semua buku sains bisa dengan mudah aku baca (maksudnya mudeng). Jadi hanya buku-buku tentang psikologi aja yang suka aku baca (obsesi jadi psikolog terkalahkan logika…). Mungkin karena kegilaanku membaca juga yang membuatku kini bisa menulis dan menjadi suka menulis.

Karena aku suka baca cerpen, teenlit, novel, maka tulisan-tulisan yang kubuat pun tak jauh-jauh dari situ. Hmmm….kadang hanya merasa iri saja pada penulisnya, kok bisa tulisan kayak gitu diterbitin yak, padahal aku bisa buat yang lebih bagus. (mulai nyombongin diri…)(ga pa-pa lah, kapan lagi bisa nyombongin diri kalo ga di sini..) Dan akhirnya, aku mencoba menandinginya, ku mulai menulis cerpen yang menurutku nanti endingnya akan lebih bagus. Namun, alhasil…baru setengah jalan aku berhenti. Virus itu kembali menjangkitiku. Sebuah syndrome yang menyebabkanku tidak konsisten lagi. Badmood. Dan itulah diriku…moodly. Padahal biasanya, jika aku sedang on fire, maka dalam waktu beberapa jam saja sebuh cerpen cantik bisa kuhasilkan.
Konsisten…please, jangan pergi-pergi lagi, aku tak mau sendiri…(semakin menggila-23:24 WIB). Bagaimana caranya biar bisa konsisten? Pernah berfikir untuk mengikat si konsisten itu dengan kawat, tapi ternyata aku hanya punya karet gelang, alhasil dia tetap bisa pergi menjauh dariku meski suatu saat akan kembali lagi padaku. (ini benar-benar sudah tidak waras…)
Dan satu lagi kekuranganku, ternyata aku kurang PD. Makanya dari tadi aku nyombongin diri di sini, soalnya itu nggak mungkin aku lakukan di luar sana.(ini jujur lho…) Ketika aku menulis sebuah cerita, aku tak cukup punya keberanian untuk menunjukkannya pada orang lain. Itu juga alasan kenapa aku harus membuat blog ini. Aku bisa menulis apapun di sini, tanpa harus merisaukan apa komentar orang. Aku ingin banyak orang membaca tulisanku. Aku tidak mengharapkan pujian, aku hanya ingin sebuah pengakuan bahwa aku cukup bisa menulis. (yach…sama aja..).
Haduh…makin nglantur aja nih…entah apa ending dari tulisan ini. Tapi sekarang aku benar-benar ingin mengakhirinya…karna deadline revisi skripsiku belum selesai, so, lanjut nulis di file yang berbeda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar